Pengingat Kenangan

Jika menulis hanya setengahnya dari jiwaku, setengahnya lagi digunakan untuk mengingat kenangan.

Kita hanya sedang bercengkrama dengan bagian lain dalam diri. Tak ada yang harus ditertawakan lagi. Perasaan ini sekalu membuncah keluar setiap waktu.
Aku seperti adonan es yang selalu mencair ketika melihat matamu. Mata itu selalu berhasil menghipnotis bagian-bagian tertentu dalam diriku. Aku tidak terluka lagi. Atau memang belum?
Aku hanya mencoba berdamai dengan rasa yang kau tinggalkan di sini. Aku tak mencari damai. Hanya kehidupan yang berjalan satu irama saja. Mungkin itu saja sudah cukup. Walau kita sama-sama tahu, bahwa rasa ini memang tak akan pernah cukup.

Kamu.

Kamu
Yang tak pernah mengeluh ketika memilikiku
Kamu
Yang pintar menyembunyikan luka dibalik senyum santun
Kamu
Yang tak pernah bosan mengucap cinta dalam keadaan apapun
Kamu
Yang selalu berusaha menjadi sosok yang kuat untukku
Kamu
Yang memiliki semburat rasa di segala hal dalam hidup
Kamu
Yang mengenalkanku pada sosok Tuhan yang sesungguhnya. Tuhan kita
Kamu
Yang mengajarkanku arti dari mencintai tanpa rasa lelah
Kamu
Iya kamu … yang memilikiku … dan yang dipinjamkan Tuhan untuk menemani sisa hidupku …
Kamu. Cinta. Nilai yang sama.

Andai aku seperti kamu

Andai aku bisa melakukan hal yang aku lakukan padamu

Tidak mencintaimu

Tidak mengindahkanmu

Tidak melihat ke arahmu tapi melihat ke arah lain

Tidak memikirkanmu setiap saat

Tidak harus repot merindukanmu

Tidak punya keinginan untuk bertemu denganmu

Tidak tertarik pada hidupmu

Tidak peduli pada masa lalumu dan apa yang kamu lakukan

Tidak cemburu melihatmu dengan wanita lain

Andaikan aku bisa

Tapi sayangnya, kamu pun tahu aku memang tidak bisa

Serangan Fajar

Aku tak pernah suka matahari sampai aku melihat sinar matahari menembus masuk di pagi hari dan ada kamu di sampingku

Aku tak pernah terlalu ribut dengan urusan cahaya serta mengagungkannya sampai aku melihat ada banyak pendar cahaya yang selalu muncul di senyummu

Aku juga tak pernah tahu apa artinya manis selain makanan dan minuman yang mengandung gula, sampai aku merasakan bahwa mencintaimu rasanya semanis ini

Pagi menjadi lebih berarti saat kita sedang jatuh cinta

Rasanya setiap pemandangan pun menjadi begitu indah di pagi hari karena selalu ada senyum kita

Pagi juga menjadi moment yang paling indah karena aku tahu di hari ini kita akan bertemu

Bukannya aku tak menyukai malam dan berselingkuh dari sepinya malam

Tapi serangan fajar di pagi hari selalu mengingatkanku padamu. Dan pada kita

I never like the flower, but I like this one :)

We Heart It.

I never like the flower, but I like this one :)

We Heart It.

Apakah ada kata yang tak tersentuh? Jawabannya. ADA.

Kata itulah yang membuat hubungan kita menjadi seplatonis waktu.

Tak dapat diduga, tak dapat dikira.

Dan pada akhirnya mati dengan sendirinya.

Aku hanya lelah untuk selalu mencinta.

Bukankah katanya tugas perempuan itu dicinta sebelum mencinta?

Dan tugas pria atau tugas-mu adalah sebaliknya.

Tapi kenapa dunia tempat aku menyewa oksigen gratis dari Tuhan ini malah jadi seperti cermin.

Yang membias menjadi sebaliknya.

Lalu membalikkan yang nyata dengan yang rasa.

Aku yang mencinta, dan kau yang dicinta.

Dan sayangnya tak ada cerita lanjutan setelah itu.

Hanya sampai di situ.

Lalu kita sama-sama berbalik pergi. Begitu saja.

Menjelekkan capres lain gak akan bikin kita pinter!

Menjelekkan capres lain gak akan bikin kita pinter!

gambar-lucu-capres11

Pelis. Bukanya gue sok pinter atau sok ngerti politik sampe mau nulis blog dengan ngebahas capres kita. Hihi. Gue cuma agak gerah aja gitu ngeliat perkembangan pemilihan capres di negara kita sekarang ini. Gini ya, kita di sini gak akan ngomongin siapa yang paling bagus atau siapa yang paling pantas untuk jadi presiden. Bahkan gue pun berusaha untuk netral, walopun pas pemilihan nanti ada yang…

View On WordPress

I love chocolate

I love chocolate

My ’ 7 bulanan day’ :)

My ’ 7 bulanan day’ :)